Serba-serbi Tanaman Dandang Gendis

Salah satu tanaman yang lazim digunakan sebagai obat tradisional adalah Dandang Gendis (Clinacanthus nutans). Tanaman ini merupakan semak belukar dengan tinggi lebih kurang 2,5 m yang sering dijadikan tanaman pagar.

Ciri Fisik Tanaman Dandang Gendis

Tumbuh di dataran rendah, umumnya Dandang Gendis memiliki batang yang berkayu, tegak, beruas, dan berwarna hijau. Tanaman ini juga berdaun tunggal berhadapan, bentuk lanset, panjang 8-15 cm, lebar 4-6 cm, bertulang menyirip, berwarna hijau.

Bunga majemuk Dandang Gendis bentuk malai yang terdapat di ketiak daun dan di ujung batang. Mahkota bunga berbentuk tabung dengan panjang 2-3 cm berwarna merah muda. Buah kotak, bulat memanjang berwarna coklat dengan biji kecil berwarna hitam serta berakar tunggang.

Dandang Gendis dan Manfaatnya di Masyarakat

Pada mulanya, masyarakat belum mengetahui bahwa daun Dandang Gendis sebagai salah satu tanaman obat yang mempunyai khasiat. Hal tersebut tentulah wajar, mengingat tanaman pagar ini memang tidak begitu populer dibandingkan dengan jenis herba lainnya.

Selanjutnya tanaman Dandang Gendis diketahui mempunyai banyak khasiat sebagai obat, antara lain sebagai peluruh air seni (diuretik), antidiabetes, antidiare, antidemam, obat herpes, antiinflamasi dan meningkatkan sirkulasi darah. Berikut penjelasannya:

1. Antibakteri

Bagian dari tumbuhan ini yang berkhasiat sebagai obat adalah daun dan bunga. Daun digunakan sebagai obat entritis atau radang usus. Kandungan kimia daun Dandang Gendis yaitu saponin, polifenol, alkaloid, minyak atsiri, terpenoid, cerebrocides, monolinolenyl, galactosyl, glycerol.

Di Thailand, tanaman ini digunakan sebagai obat antiherpes. Senyawa fenolik, saponin dan minyak atsiri, terpenoid, flavonoid, serta alkaloid yang terkandung di dalamnya diduga mempunyai potensi antibakteri.

2. Antidiare

Daun Dandang Gendis memiliki kemiripan dengan meniran, gandarusa, dan sambiloto, yang lazim digunakan oleh masyarakat luas untuk mengobati diuretik . Khasiat lainnya adalah mengefektifkan fungsi kelenjar tubuh, anti demam, dan anti diare.

Salah satu khasiat dari daun Dandang Gendis yang cukup dikenal yaitu sebagai obat diare. Bagian tanaman yang berkhasiat sebagai obat adalah daunnya yang juga dipercaya dapat menangkal disentri, radang usus, dan buang air besar berlendir.

3. Meringankan Diabetes

Beberapa penelitian justru mengungkap peluang Dandang Gendis sebagai herba potensial yang dapat menormalkan kadar gula darah. Daun Dandang Gendis mempunyai sifat khas yaitu rasa pahit dan bau aromatis yang berkhasiat sebagai obat disentri dan kencing manis.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa herba ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Seperti yang dilakukan oleh Departemen Farmasi Institut Teknologi Bandung dengan penapisan aktivitas antidiabetes berbagai fraksi dari ekstrak air daun Dandang Gendis menggunakan metode diabetes aloksan dan toleransi glukosa pada mencit galur Swiss Webster jantan.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Tak hanya untuk menormalkan laju gula darah, manfaat Dandang Gendis sudah lama dikenal. untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan minuman sehat (jika dibuat ekstrak kering). Dandang Gendis biasa dicampur dengan meniran karena keduanya memiliki manfaat yang sama, yakni untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Meramu Dandang Gendis Secara Tradisional

Apabila hendak mengolah tanaman perdu yang satu ini menjadi herbal, baiknya Anda harus jadikan ekstrak terlebih dulu. Secara umum ramuan Dandang Gendis memang tidak dapat berdiri sendiri, tetapi harus dicampur dengan herba lainnya. Berikut beberapa contoh ramuannya:

1. Menormalkan Gula Darah

Ambil dua genggam atau 10 gram daun Dandang Gendis yang telah dilayukan. Kemudian masukkan ke dalam air yang telah mendidih dan rendam di dalamnya sekitar satu menit. Saring untuk diambil airnya. Dapat langsung diminum segera setelah dingin.

2. Daya Tahan Tubuh

Ambil dua genggam atau 10 gram daun Dandang Gendis yang telah dilayukan, dan 10 gram daun meniran. Kedua bahan dimasukkan ke dalam air yang telah mendidih dan rendam di dalamnya sekitar satu menit. Saring untuk diambil airnya serta tambahkan dengan madu secukupnya.

3. Minuman Sehat

Ambil secukupnya ekstrak (daun yang telah dikeringkan) Dandang Gendis, kemudian campur dengan air panas seperti membuat teh. Tambahkan sedikit gula batu atau madu sebagai pemanis.

Sebagai tanaman rumahan, Dandang Gendis relatif mudah dipelihara sebagai penghias halaman atau tanaman pagar. Tumbuh kembangnya juga mudah. Cukup dibiarkan saja dan siram setiap sekali seminggu, tanaman ini dapat hidup sendiri.

 

Komentar

%d bloggers like this: