Manfaat dan Kegunaan Kunyit yang Penuh Khasiat

Kunyit dikenal sebagai bahan pelengkap makanan yang memiliki cita rasa dan warna khas. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, masyarakat kerap memanfaatkannya untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan. Tapi yang jadi pertanyaan, apakah klaim manfaat kunyit sudah teruji dari segi medis?

Tanaman Herbal Bernama Kunyit

Selain pengobatan medis, orang Indonesia banyak mencari pengobatan alternatif yang bersifat alami untuk mengobati penyakit. Banyak orang Indonesia yang masih percaya akan manfaat tanaman obat untuk mengobati penyakit yang mereka derita.

Salah satunya adalah kunyit. Tanaman rempah ini mudah dijumpai sehari-hari. Orang banyak menggunakannya sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu, atau untuk pengobatan. Di Indonesia, kunyit telah dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas baik di perkotaan maupun di pedesaan, misalnya untuk resep masakan.

Tanaman ini memiliki senyawa kimia bernama kurkumin yang berpotensi untuk membantu proses penyembuhan pada tubuh. Sebagai zat aktif, kurkumin merupakan antioksidan yang kuat, yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan, yang disebabkan oleh radikal bebas.

Penelitian juga mengungkap, kurkumin dapat membantu mencegah dan mengobati kanker. Senyawa utama yang terkandung dalam kunyit ini diyakini memiliki sifat yang dapat melawan kanker kulit, sehingga mampu mencegah pertumbuhan pembuluh darah tumor dan efek langsung pada sel-sel kanker.

Manfaat Medis dari Tanaman Kunyit

Kandungan kurkumin di dalam kunyit juga diduga memberikan cukup banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Beberapa orang bahkan menggunakan kunyit sebagai pengobatan herbal, seperti mengatasi peradangan, kanker, artritis reumatoid, dan beberapa penyakit infeksi lainnya.

Berikut beberapa manfaat yang mungkin dapat didapatkan dari kunyit:

1. Osteoarthritis

Kunyit ditengarai dapat membantu mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis, yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan sendi menjadi nyeri, kaku, dan kehilangan fleksibilitasnya. Dikatakan bahwa kinerja kunyit sebanding dengan obat ibuprofen dalam mengatasi osteoarthritis.

2. Kulit Gatal dan Ruam

Berdasarkan sebuah penelitian awal, kulit gatal bisa diatasi dengan mengonsumsi produk yang mengandung kurkumin.  Kombinasikan dengan ekstrak lada hitam atau cabe jamu (long pepper) untuk mengurangi kemerahan pada kulit.

3. Masalah Menstruasi

Kunyit diklaim bisa mengatasi rasa sakit akibat menstruasi. Menurut beberapa penelitian, mengonsumsi ekstrak kunyit bisa meringankan rasa sakit tersebut. Itulah sebabnya beberapa minuman penyegar saat datang bulan memasukkan kunyit sebagai bahan utama produk mereka.

4. Tukak Lambung dan Dispepsia (Maag)

Beberapa penelitian awal menyatakan sakit tukak lambung dapat diatasi dengan mengonsumsi kunyit. Kunyit dapat merangsang kantong empedu dan membantu meningkatkan pencernaan. Mengonsumsi kunyit juga bisa membantu mengurangi gejala perut kembung.

5. Kanker Kolorektal (usus besar)

Tidak hanya mengobati, menurut beberapa penelitian, kunyit juga bisa dipakai untuk mencegah risiko terkena kanker usus besar. Tanaman herbal ini diyakini bekerja dengan cara mengurangi jumlah kelenjar prakanker di tubuh orang tersebut.

Efek Samping Kunyit pada Tubuh

Walaupun memiliki nilai positif dan mengandung khasiat yang begitu banyak, namun pengonsumsian kunyit sebaiknya tidak melebihi 500mg tiap harinya, guna meminimalisasi efek samping. Menurut penelitian, kunyit yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan efek samping sebagai berikut:

  • Membuat detak jantung menjadi abnormal.

  • Reaksi alergi.

  • Gangguan pada kantung empedu.

  • Perdarahan.

  • Gangguan hati.

  • Kontraksi uterus.

  • Gangguan perut dan pencernaan.

  • Mengurangi kesuburan pada pria.

Sebaiknya pengonsumsian kunyit dilakukan secara hati-hati. Hindari mengonsumsi kunyit apabila Anda adalah ibu hamil dan menyusui, penderita diabetes, penderita gangguan pendarahan, pria yang ingin memiliki anak, orang yang kekurangan zat besi, dan ingin melakukan operasi.

Jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi herba ini secara berkelanjutan, terutama saat Anda sedang dalam pengobatan medis. Dengan begitu, Anda telah menghindarkan diri dari kemungkinan komplikasi yang terjadi di dalam tubuh.

 

Komentar

%d bloggers like this: